Mutia Hikmah Kehidupan Islam

Banyak orang berkata hidup itu mengalir saja seperti air, pada akhirnya akan sampai juga ke lautan. Namun benarkah seperti itu? Benarkah semua air yang mengalir akan sampai ke sana? Tidak semua air kalau dibiarkan akan mengalir ke laut.

Seperti halnya air, aliran hidup kita pun harus senantiasa diarahkan agar tidak salah arah, agar tidak berhenti pada titik yang salah, dan yang terpenting agar sampai kepada tujuan hidup yang sebenarnya. Proposal kehidupan adalah salah satu cara untuk bisa mengarahkan hidup kita menggapai jati diri yang sebenarnya.

Kita harus menyusun proposal hidup untuk beberapa tahun ke depan, termasuk pencapaian dan lompatan-lompatan hidup yang akan dituju. Seterperinci mungkin, sedetail mungkin, sedemikian rupa sehingga arah hidup menjadi jelas.

Proposal itu dibuat untuk menuntun kita menggapai prestasi tertinggi yang bisa dibanggakan di depan Tuhan, bukan di mata manusia.

Kita tidak akan mampu meraih keberhasilan hidup jika menyerahkannya kepada orang lain. Karena diri kita lah yang menentukan hidup kita, yang akan menjalaninya dalam kesendirian ataupun kebersamaan.

Tanpa arah dan tujuan, kita takkan mampu menciptakan kompas kehidupan yang akan mununtun perjalanan kita, tahap demi tahap, menggapai puncak destinasi sebagai manusia yang berarti.

Mencari kebenaran? ya, setiap manusia menginginkan hal tersebut. Dengan adanya berbagai problematika dan keberagaman persepsi membuat kita penasaran seperti apa kebenaran akan sesuatu yang memiliki nilai kebenaran yang mutlak?

Namun berbicara tentang kebenaran saya hanya mengenal dua kebenaran mutlak, dan sisanya adalah relatif. “Kebenaran akan adanya Tuhan dan ciptaanNya”.

Begitulah kira-kira. Dengan menemukan dan memahami makna kebenaran serta membimbing arah hidup kita, maka jalan kita akan semakin mudah dan indah, bukan berarti tanpa cobaan, namun setiap cobaan pasti akan berhasil kita lewati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s